Kanonik di mana?

Untuk bisa menikah di gereja Katolik, setidaknya ada dua syarat yang mesti dipenuhi, ikut Kelas Persiapan Pernikahan (KPP) dan kanonik.
Kami berencana menikah di gereja St Yakobus (paroki pria) dan Agustus 2016 sudah minta surat pengantar dari Yakobus untuk bisa KPP dan kanonik di Taiwan.

Romo pembimbing komunitas Katolik di Taiwan menerima dengan baik surat pengantar tsb, namun beliau bilang hanya bisa menerima KPP di Taiwan sedangkan kanoniknya harus di Jakarta, dengan romo yang memberkati.

Imlek 2017 kami pastikan ke gereja Yakobus, apa ada romo yang bisa bantu kami kanonik, dengan catatan kami hanya bisa kembali ke Jakarta seminggu sebelum acara pernikahan. Kami ditolak mentah-mentah dan diminta ke paroki wanita untuk menanyakan hal yang sama. Hasilnya sama, memang terlalu mepet kalau mau kanonik di Jakarta hanya selang seminggu dari hari pernikahan.

Lalu, kami harus kanonik di mana? Alternatif solusi hanya dua:
1. Mencari romo lain di Taiwan yang mau membantu kami untuk kanonik. Untuk opsi ini dibutuhkan surat pengantar dari paroki pria dan wanita.
2. Kembali lagi ke Jakarta sekitar 4 bulan sebelum acara untuk kanonik dengan romo Yakobus.

Ada perasaan tidak nyaman dalam hati saya saat itu. Perasaan dioper-oper, tidak ada kejelasan dan kepastian. Kasus kami memang spesial namun bukan berarti tidak ada solusi. Dimanapun kami kanonik nanti, biarlah prosesnya benar-benar berguna buat kami, bukan hanya formalitas semata.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s